Sunday, December 25, 2016

1874-1924 (seri Bingkai II)


Seri Bingkai II memiliki 3 pecahan yaitu 10, 25 dan 50 gulden.
Walaupun hanya 3 pecahan tetapi seri ini memiliki banyak sekali variasi dengan berbagai jenis tanda tangan, banyak yang belum terdata, karena itu sangat dibutuhkan kerjasama dari teman-teman semua.

Mari kita pelajari bersama.


Tanda air

Semua pecahan seri bingkai II memiliki tanda air bertulisan JAV.BANK yang terletak di bagian tengah uang berdekatan dengan tandatangan secretaris dan president. Tanda air ini sangat penting untuk menentukan keaslian uang. Karena ternyata seri bingkai terdapat juga versi palsunya.


Tanda air bertulisan JAV.BANK


Nomor seri, tanggal dan kode kontrol yang terdapat pada uang ini saling berhubungan seperti yang telah dijelaskan pada artikel terdahulu (16. Rahasia Nomor Seri JP Coen).
Perhatikan contoh di bawah ini :

Nomor seri, tanggal dan kode kontrol pada pecahan 10 Gulden 1923



PECAHAN 10 GULDEN

Bagian depan berwarna biru dengan angka 10 dan tulisan TIEN GULDEN di bagian tengah. Nomor seri terletak di bagian atas (kiri dan kanan), tanda tangan Secretaris serta President di bagian bawah. Tepat di bagian tengah terdapat tulisan BATAVIA disusul dengan tanggal dan tahun cetak.
Bagian belakang berwarna hijau tua dengan kotak besar di tengah berisi undang-undang dalam 3 bahasa (Arab, Jawa dan Mandarin), sedangkan untuk undang-undang dalam bahasa Belanda terletak pada 2 kotak kecil di sisi kiri dan kanan. Terdapat juga nomor kode kontrol pada sisi kanan bawah.

Perhatian : Semua uang seri bingkai II memiliki ukuran yang sama dengan tepi (kanan, kiri dan bawah) yang tidak rata.



Pecahan 10 Gulden seri bingkai II


PECAHAN 25 GULDEN

Corak dan gambarnya mirip dengan pecahan 10 Gulden.
Bagian depan berwarna coklat sedangkan bagian belakang berwarna keunguan.


Pecahan 25 Gulden seri bingkai II


PECAHAN 50 GULDEN

Bagian depan mirip dengan pecahan sebelumnya dengan warna dominan abu-abu. Bagian belakang sangat berbeda, berwarna coklat terang dengan 4 kotak berisi undang-undang dalam 4 bahasa. Kode kontrol terletak di sisi tengah.


Pecahan 50 Gulden seri bingkai II


VARIASI
Sungguh tidak mudah membagi variasi seri ini, tetapi berdasarkan katalog Pick maupun Mevius pengelompokan terbaik mirip dengan seri Coen I yaitu berdasarkan warna nomor serinya.


1. Nomor seri berwarna HITAM


Terdiri dari 2 huruf dimana huruf pertama merupakan acuan cetak diikuti oleh 5 angka.
Angka pertama selalu 0



Seri bingkai II dengan warna nomor seri hitam.
Bandingkan pecahan 50 Gulden di atas dengan gambar di KUKI (H-107), dimanakah letak perbedaannya?


Semua cetakan awal seri ini memiliki nomor seri berwarna hitam, tanda tangan yang terdata menurut Pick dan Mevius sangat banyak, dimulai dari Versteegh - NP van den Berg sampai dengan KF van den Berg - EA Zeilinga (1912-1920).

Pada uang bernomor seri hitam ini terdapat 2 variasi lagi yang dapat ditemukan pada tanda tangan KF van den Berg - EA Zeilinga yaitu :

Pada pecahan 10 dan 25 Gulden memiliki text undang-undang yang berbeda bentuknya yaitu:
a. Berbentuk jajaran genjang (parallelograms) dan
b. Berbentuk kotak (rectangles)


Perbedaan bentuk text undang-undang (jajaran genjang dan kotak) yang ditemukan pada tanda tangan KF van den Berg-EA Zeilinga



Selain perbedaan bentuk, pada tanda tangan tersebut juga terdapat perbedaan isi dari undang-undangnya. Bentuk jajaran genjang memiliki text undang-undang pada gambar sebelah kiri, sedangkan bentuk kotak pada gambar sebelah kanan.

Selain bentuknya ternyata isi undang-undangnya juga berbeda

Pada pecahan 50 Gulden perbedaannya bukan pada bentuk kotak atau jajaran genjang tetapi pada isi dari text undang-undang. Perhatikan gambar di bawah yang berisi text undang-undang dengan ukuran huruf lebih besar (Big) dan dengan ukuran huruf lebih kecil (Small)

Perbedaan isi dan ukuran text undang-undang pada pecahan 50 Gulden dengan nomor seri hitam. Bagian atas hurufnya besar (Big) sedangkan bagian bawah lebih kecil (Small)


Untuk variasi lengkapnya silahkan lihat tabel di bagian akhir artikel ini.


2. Nomor seri berwarna MERAH


Terdiri dari 2 huruf dan 6 angka, 2 angka pertama selalu 00.
Hanya terdiri dari 3 variasi tanda tangan yaitu :
a. L von Hemert - EA Zeilinga (1920-1922)
b. JF van Rossem - EA Zeilinga (1922-1924)
c. JF van Rossem - LJA Trip (1924-1928)

Contoh uang bernomor seri MERAH


3. Nomor seri berwarna HITAM atau MERAH

Khusus untuk tanda tangan L von Hemert - EA Zeilinga terdapat 2 jenis nomor seri yang berwarna HITAM atau MERAH perhatikan gambar di bawah.



Ketiga pecahan 10, 25 dan 50 Gulden yang bertanda tangan L von Hemert - EA Zeilinga memiliki nomor seri dengan warna hitam atau merah.


VARIASI LAIN

1. SPECIMEN

Bila dibandingkan dengan bentuk beredarnya, SPECIMEN bernomor jalan jauh lebih mudah ditemukan. Semua pecahan terdapat versi SPECIMEN nya.

Pecahan 10, 25 dan 50 Gulden SPECIMEN


2. PALSU

Ternyata seri ini dapat ditemukan juga versi palsunya. Bentuknya sangat mirip sehingga sulit dibedakan dengan aslinya. Perbedaan utama adalah cetakannya yang agak kasar dan tidak memiliki tanda air. Perhatikan contoh di bawah.

Pecahan 10 Gulden seri bingkai II palsu. Perhatikan nomor serinya yang tergolong 'cantik'



Pecahan 25 Gulden seri bingkai II palsu, sangat mirip dengan aslinya.


3. STEMPEL REPUBLIK MALUKU SELATAN

Seri bingkai seperti juga seri Coen, banyak yang digunakan oleh RMS sebagai mata uangnya dengan cara memberinya stempel bertulisan Republik Maluku Selatan. Uang di bawah merupakan salah satu contohnya.



4. LUBANG (PUCHED HOLES) BERTULISAN NIETIGDT

Sangat langka dan bernilai tinggi.

Pecahan 25 Gulden 1895 dengan puched holes bertulisan NIETIGDT, terjual seharga Rp.35 juta (belum termasuk fee) pada lelang JA 2008.

5. PROOF (1)

Tidak bernomor seri dan tidak bertandatangan. Bertanggal fiktif 31 Juni 1904 atau 1908 serta memiliki beberapa variasi warna. Bentuk bagian depan mirip dengan versi beredar, tetapi bentuk bagian belakangnya sangat berbeda, perhatikan gambar di bawah.

Proof 10 Gulden berwarna biru


Proof 10 Gulden berwarna hijau


Bagian belakang yang sangat berbeda dibandingkan versi beredarnya


Proof 25 Gulden 31 Juni 1908


Proof 50 Gulden 1908



6. PROOF (2)

Nomor seri WW12345 - WW67890, bertanggal 30 Juni 1904. Uniface dan tidak bertanda tangan. Bentuk yang sangat langka dan bernilai tinggi.

Proof 25 Gulden 1904



HARGA

Selain kualitas, variasi tanda tangan dan nomor seri juga sangat mempengaruhi harga. Mari kita lihat beberapa contoh harga pada lelang internasional.

Pecahan 10 Gulden 1923 (VF) non specimen, ditawarkan seharga 1600 euro pada tahun 2006


Pecahan 25 Gulden SPECIMEN (bekas karat, fine) terjual 300 euro (+ fee) pada tahun 2006

Pecahan 50 Gulden Specimen, ditawarkan seharga 300 euro (Fine) dan 400 euro (VF-) pada tahun 2007


Terjual seharga Rp.9 juta (+ fee) pada lelang JA 2010


Terjual seharga Rp.7.750.000 (+ fee) pada lelang JA 2010


Terjual seharga Rp.8.250.000 (+ fee) pada lelang yang sama

10 Gulden 1920 SPECIMEN, nomor seri hitam, text berbentuk kotak (vd Berg-Zeilinga) kondisi EF terjual sekitar Rp.11 juta pada lelang Kintamoney Oktober 2011.

25 Gulden 1920 SPECIMEN, nomor seri merah (Hemert-Zeilinga), kondisi VF.
Terjual 700 euro (sekitar Rp.8,5 juta belum termasuk fee 21,42%) pada lelang bulan Oktober 2011 di Belanda. Terjadi peningkatan harga sebesar 2,5 kali lipat dibanding lelang tahun 2006.


Dengan demikian jelas bahwa harga versi beredar jauh lebih mahal dibandingkan versi SPECIMEN.
Perbedaan untuk kualitas yang sama sekitar 2-3 kali lipat.


RINGKASAN :

Variasi seri ini sedemikian banyaknya sehingga sangat sulit untuk dijelaskan. Pick mendata setidaknya ada 9 variasi untuk pecahan 10 Gulden, 9 variasi untuk pecahan 25 Gulden dan 7 variasi untuk pecahan 50 Gulden. Mevius mendata lebih sedikit yaitu 7 variasi untuk pecahan 10 gulden, 5 variasi untuk 25 Gulden dan 4 variasi untuk 50 Gulden.
KUKI lebih sedikit lagi, masing2 pecahan hanya terdapat 2 variasi.


Secara singkat variasi-variasi tersebut dapat dikelompokkan sebagai berikut :

1. Nomor seri hitam dengan undang2 berbentuk jajaran genjang (parallelograms) pada pecahan 10 dan 25 Gulden serta undang2 dengan huruf besar untuk pecahan 50 Gulden. Untuk variasi silahkan lihat tabel di bawah.

2. Nomor seri hitam dengan undang2 berbentuk kotak (rectangles) pada pecahan 10 dan 25 Gulden serta undang2 dengan huruf kecil untuk pecahan 50 Gulden
a. KF van den Berg - EA Zeilinga
b. L von Hemert - EA Zeilinga

3. Nomor seri merah
a. L von Hemert - EA Zeilinga
b. JF van Rossem - EA Zeilinga
c. JF van Rossem - LJA Trip

Selain itu terdapat juga versi SPECIMEN, PROOF dan juga palsunya.
Sangat banyak dan rumit, sehingga untuk menyusun artikel ini dibutuhkan waktu yang sangat lama.



Berdasarkan ketiga katalog dapat disimpulkan bahwa :
Pecahan 10 Gulden terdiri dari 12 variasi tanda tangan
Pecahan 25 Gulden terdiri dari 10 variasi + 1 yang tidak terdaftar Hemert-Zeilinga (RED)
Pecahan 50 Gulden terdiri dari 8 variasi
Total semua terdapat setidaknya 31 variasi belum termasuk proof dan versi lain2nya.

Sudah berapa banyak variasi yang teman-teman kumpulkan?
Saran saya, karena sangat sulit mengumpulkan versi beredarnya, maka sebaiknya kumpulkan saja versi SPECIMEN dari masing-masing pecahan. Cukup satu atau paling banyak dua set yang berbeda warna pada nomor serinya (satu set hitam dan satu set merah).
Selamat berburu.............



Jakarta 10 Oktober 2011
Kritik dan saran hubungi arifindr@gmail.com
Sumber :
1. Pick
2. Mevius
3. KUKI
4. Katalog lelang berbagai balai lelang internasional
5. Koleksi gabungan para kolektor



1919-1920 (seri munbiljet I)

Seri munbiljet I ini hanya terdiri dari 2 pecahan yaitu 1 dan 2,5 gulden.
Walaupun hanya 2 pecahan dengan 4 variasi tetapi seri ini cukup sulit ditemukan. Pengaman berupa cetak dalam (intaglio), tidak ada tanda air ataupun benang pengaman. Uang ini bukan diterbitkan oleh Javasche Bank melainkan oleh Pemerintah/Kerajaan Belanda. Dicetak American oleh Banknote Company (ABNC) dan ditandatangani oleh 3 pejabat yaitu Presiden Javasche Bank (TEA Zeilinga), Direktur Javasche Bank (KF v den Berg) dan Direktur Keuangan Kerajaan Belanda (Talman). Uang ini memiliki nomor seri 2 huruf 6 angka yang selalu dimulai dengan angka 0.


Katalog Pick :
Pada katalog Pick kedua pecahan ini diberikan nomor urut 100 dan 101, dibedakan atas issued note dan specimen. Ada lagi tambahan bahwa signature title yang lebih muda masih berupa overprint dan yang lebih tua telah dicetak. Pick tidak membedakan variasi tanda tangan.

100. 1 Gulden
1.8.1919-11.10.1920. Black. Portrait Queen Wilhelmina at center.
Back: Blue. Arms at center. Printer: ABNC.
a. Issued note.
s. Specimen.

101. 2 1/2 Gulden
4.8.1919-28.2.1920. Dark green. Portrait Queen Wilhelmina at center.
Back: Brown. Arms at center. Printer: ABNC.
a. Issued note.
s. Specimen.
Note: Earlier dates of #100-101 have signature title overprint at left.
Later dates have signature title printed.




Signature title overprint (atas) dan printed (bawah)



KUKI
Pada KUKI, uang yang diberikan nomor urut 118 dan 119 ini dibedakan atas variasi tanda tangan Talman 21 mm dan Talman 27 mm. Tetapi KUKI tidak membedakan overprint atau printed.


Mari kita lihat uang-uang tersebut:

1. Pecahan 1 gulden
Variasi a :
Tahun lebih awal (1919)
Tanda tangan Talman 27 mm
Signature title overprint


Muntbiljet 1 gulden variasi tt Talman (27 mm) signature title overprint


Variasi b :
Tahun lebih lanjut (1919-1920)
Tanda tangan Talman 21 mm
Signature title printed


Muntbiljet 1 gulden variasi tt Talman 21 mm dengan signature title printed



2. Pecahan 2,5 gulden
Variasi juga sama dengan pecahan 1 gulden yaitu
a. Talman 27 mm dengan signature title overprint
b. Talman 21 mm dengan signature title printed


Muntbiljet 2,5 gulden variasi a dan b


Belum diketahui apakah semua tt Talman 27 mm signature title nya pasti overprint atau semua tt Talman 21 mm signature title nya pasti printed. Bila ada yang memiliki variasi diantaranya yaitu :
Talman 27 mm printed atau Talman 21 mm overprint mohon untuk menghubungi saya.

Jadi untuk sementara penjelasan yang mendekati kebenaran adalah:

Pecahan 1 gulden
a. Talman 27 mm, signature title overprint (1919)
b. Talman 21 mm, signature title printed (1919-1920)
s. Specimen
p. Proof

Pecahan 2,5 gulden
a. Talman 27 mm, signature title overprint (1919)
b. Talman 21 mm, signature title printed (1919-1920)
s. Specimen
p. Proof

Karena tingkat kelangkaannya yang tinggi, belum diketahui apakah ada variasi diantaranya, dan tanggal/tahun berapa tepatnya peralihan antara variasi a ke b. Jadi sangat mungkin penjelasan di atas akan berubah bila ada penemuan baru. Karena itu sangat diharapkan informasi dari teman-teman semua.
Selain itu uang ini kebanyakan ditemukan dalam kondisi kurang baik, terutama untuk pecahan 2,5 gulden. Kelangkaan antara kedua variasi a dengan b masih belum diketahui, tetapi sepertinya variasi kedua (Talman 21 mm) lebih sukar ditemukan. Pecahan 2,5 gulden memiliki tingkat kelangkaan jauh di atas pecahan 1 gulden.

Penemuan baru :
Ternyata dugaan kita benar, masih ditemukan satu lagi variasi kecil pada pecahan 2,5 Gulden yaitu pada Talman 27 mm dimana tulisan overprintnya berupa huruf besar semua, perhatikan gambar berikut :



Dengan demikian keterangan pada katalog harus kita ubah menjadi :

Pecahan 2,5 gulden
a. Talman 27 mm, signature title overprint (1919)
    1. PRESIDENT EN DIRECTEUREN VAN DE JAVASCHE BANK
    2. President en Directeuren van de Javasche Bank
b. Talman 21 mm, signature title printed (1919-1920)
s. Specimen
p. Proof

Sangat mungkin akan ada penemuan-penemuan lain, kita tunggu saja.


Bagian depan seri ini bergambar Ratu Wilhelmina dalam pakaian kebesarannya, dan sepertinya gambar diambil dari foto resmi yang dikeluarkan oleh pihak Kerajaan Belanda.


Foto resmi Ratu Wilhelmina yang dikeluarkan Kerajaan Belanda



Bagian belakang uang bergambar lambang Kerajaan Belanda




Apa arti lambang tersebut?
Singa dibagian tengah yang memakai mahkota melambangkan kesatuan Negara Belanda, singa memegang pedang dan ikatan 7 anak panah yang melambangkan 7 propinsi Belanda anggota persekutuan Utrech yang bersatu. Mahkota besar melambangkan bersatunya kembali Belanda Utara dan Belanda Selatan di bawah kekuasaan raja baru. Walaupun Belgia melepaskan diri di tahun 1839, mahkota tetap dipertahankan.
Semboyan Je Maintiendrai yang berasal dari bahasa Perancis memiliki arti "AKU AKAN PERTAHANKAN" telah dipakai sejak abad ke empatbelas dan tetap dicantumkan dalam semboyan kerajaan.


VERSI LAIN

1. SPECIMEN
Memiliki nomor seri 00000, stempel SPECIMEN, tanpa tanda tangan dan satu punch hole




2. PROOF (1)
Gambar dan bentuk sama persis dengan versi beredar, tetapi tanpa stempel SPECIMEN. Bernomor seri 00000 dan memiliki 2 lubang punch holes. Ada versi yang tercetak bolak balik dan ada yang hanya satu sisi.

3. PROOF (2)
Tercetak di atas karton tebal dan bernomor seri 00000.



4. Vignette
Pada lelang beberapa saat yang lalu ditawarkan sebuah gambar vignette bergambar Ratu Belanda yang dikeluarkan oleh percetakan ABNC (American Banknote Company), tempat dimana uang tersebut dicetak.




Harga uang kertas seri munbiljet I ini selalu mengalami kenaikan yang pesat.
Pecahan 1 gulden berkondisi VF saja berharga sekitar Rp.3 juta sedangkan untuk pecahan 2,5 gulden yang jauh lebih sulit ditemukan tentu bernilai jauh lebih tinggi lagi.
Untuk versi SPECIMEN harga saat ini sekitar Rp.10 juta per set (2 lembar), sedangkan versi Proof sekitar belasan sampai 20 an juta rupiah.
Saran bagi teman-teman yang belum memiliki uang ini, jangan terlalu perhatikan kondisi atau variasi, selama bertahun-tahun saya hampir tidak pernah meilihat yang berkondisi prima.


Jakarta 10 Februari 2010
Saran dan kritik hubungi arifindr@gmail.com
Sumber :
1. KUKI
2. Pick
3. Serba serbi Negeri Belanda no 39, majalah Kedutaan Besar Kerajaan Negeri Belanda
4. Koleksi gabungan teman-teman kolektor